Buka Bimtek Pembinaan Perencanaan Anggaran SKPD 2026, Ini Harapan Wabup Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Perencanaan Anggaran SKPD Tahun 2026 di Hotel Grand Tan, Kecamatan Gambut, Kamis (15/10/2026) pagi.

Kegiatan yang digelar oleh Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Banjar itu berlangsung selama dua hari dan bertujuan meningkatkan ketepatan dan kualitas perencanaan anggaran perangkat daerah agar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat berjalan tepat waktu, efektif dan akuntabel.

Dalam arahannya, Habib Idrus menegaskan bahwa kepala subbagian (Kasubbag) Perencanaan dan operator perencanaan memiliki peran penting dalam pengolahan data serta penginputan ke dalam sistem perencanaan.

Baca juga : Walhi: Pemerintah Tidak Serius Tangani Karhutla di Kalteng

“Keterlambatan atau ketidakpresisian dalam penyusunan data perencanaan akan berdampak domino, mulai dari ketidakselarasan antardokumen hingga keterlambatan penetapan APBD,” ujar dia.

Ia mengatakan, dinamika regulasi dan penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) menuntut seluruh tenaga perencana untuk semakin cermat dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Penguasaan terhadap sistem, ketaatan pada klasifikasi belanja, serta pemahaman terhadap standar harga menjadi keharusan agar tidak ada lagi kendala teknis saat pelaksanaan,” jelas dia.

Baca juga : Produk Kriya Unggulan UMKM Banjarbaru Tampil di Trade Expo Indonesia 2026

Habib Idrus berharap, kerja sama BPKPAD Kabupaten Banjar dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin dalam pelaksanaan bimtek tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas perencanaan anggaran daerah.

“Goal utama kita adalah mempercepat proses penyusunan APBD tepat waktu serta mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI yang selama ini telah berhasil kita raih,” tegas dia.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga konsistensi dan presisi data, memastikan keselarasan program dan kegiatan antara Rencana Kerja (Renja), Rencana Kerja dan Anggaran (RKA), serta prioritas pembangunan daerah.

Baca juga : 50 Peserta Ikuti Bimtek Focal Point Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Banjar

Selain itu, peserta diminta meminimalkan kesalahan penginputan data pada SIPD dan meningkatkan sinergi internal, khususnya antara operator, Kasubbag Perencanaan dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Operator dan Kasubbag harus terus berkoordinasi erat dengan pimpinan SKPD masing-masing agar perencanaan yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan riil masyarakat,” pungkas dia.

Sementara itu, Kepala BPKPAD Kabupaten Banjar Nashrullah Shadiq mengatakan, pembinaan tersebut bertujuan memastikan penyusunan perencanaan anggaran berjalan tepat waktu, akuntabel, efektif dan efisien.

Baca juga : Harmonisasi 2 Rancangan Perbup, Penmab Banjar Gelar Rapat di Kanwil Kemenkum Kalsel

Menurut dia, setiap anggaran yang direncanakan harus memberikan kontribusi terhadap pencapaian target pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Artinya, segala yang direncanakan penganggarannya itu berdampak kepada pengungkitan pencapaian target-target yang ada di RPJMD. Bekerja sama dengan FEB ULM sebagai narasumber, diharapkan masukan akademisi bisa mencapai target itu,” katanya.

Terkait upaya mempertahankan opini WTP, Nashrullah menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan terjaganya akuntabilitas pengelolaan keuangan menjadi hal penting dalam mendukung pencapaian opini tersebut.

Baca juga : Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian, Pemkab Kapuas Siapkan Raperda LP2B

Ia menambahkan, perubahan regulasi dan sistem SIPD yang digunakan secara nasional menuntut para perencana untuk terus memperbarui pengetahuan dan menyesuaikan diri dengan ketentuan terbaru.

“Regulasi perubahannya cepat. Kita juga menggunakan aplikasi SIPD yang dipakai seluruh Indonesia. Perubahan di SIPD dan regulasi harus diikuti dengan cepat. Maka dengan bimtek ini para Kasubbag Perencanaan dan Operator bisa cepat menyesuaikan,” tutup dia. (kanalkalimantan.com/dkispbanjar)

Editor: Dhani

Artikel Buka Bimtek Pembinaan Perencanaan Anggaran SKPD 2026, Ini Harapan Wabup Banjar pertama kali tampil pada Kanal Kalimantan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUPR Kalsel Jadi Penyuplai Air Dukung Proses Pembasahan di Lokasi Rawan Karhutla 

Nuriah dan Khotib Wakili Indonesia ke Sarawak dan Abu Dhabi, Ini Pesan Bupati Banjar

Bangkai Kapal Virgo Proses Pengangkatan, 53 Korban Belum Ditemukan