Jerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Film “Pesta Babi : Kolonialisme di Zaman Kita” menjadi simbol masyarakat Papua melawan negara dan investor demi mempertahankan tanah leluhur mereka. Anggota Ikatan Mahasiswa Papua (Imapa) Kalimantan Selatan (Kalsel), Rikardo mengungkapkan, kebanyakan warga Indonesia yang mengira Papua sebagai daerah konflik, demo, rusuh-tanpa tahu alasan di baliknya. Menurutnya film “Pesta Babi” sangat pas dalam mengedukasi masyarakat agar mengetahui secara mendalam kondisi sebenarnya yang dialami orang Papua. Mereka melakukan berbagai cara untuk melindungi hutan adat yang sedang dijajah oleh bangsa sendiri. Baca juga: Nobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel Anggota Imapa Kalsel, Rikardo. Foto: fahmi “Film ini menggambarkan bagaimana tiap suku di Papua berjuang mempertahankan tanah leluhur dari negara ini,” ujar Rikardo, Jumat (24/4/2026) malam. Jika pemerintah sudah menggarap proyek di sana, masyarakat tidak bisa berbua...