Postingan

Jerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi

Gambar
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Film “Pesta Babi : Kolonialisme di Zaman Kita” menjadi simbol masyarakat Papua melawan negara dan investor demi mempertahankan tanah leluhur mereka. Anggota Ikatan Mahasiswa Papua (Imapa) Kalimantan Selatan (Kalsel), Rikardo mengungkapkan, kebanyakan warga Indonesia yang mengira Papua sebagai daerah konflik, demo, rusuh-tanpa tahu alasan di baliknya. Menurutnya film “Pesta Babi” sangat pas dalam mengedukasi masyarakat agar mengetahui secara mendalam kondisi sebenarnya yang dialami orang Papua. Mereka melakukan berbagai cara untuk melindungi hutan adat yang sedang dijajah oleh bangsa sendiri. Baca juga:  Nobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel Anggota Imapa Kalsel, Rikardo. Foto: fahmi “Film ini menggambarkan bagaimana tiap suku di Papua berjuang mempertahankan tanah leluhur dari negara ini,” ujar Rikardo, Jumat (24/4/2026) malam. Jika pemerintah sudah menggarap proyek di sana, masyarakat tidak bisa berbua...

Susur Sungai Pembersihan Bantaran Sungai Karet Loktabat Utara

Gambar
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU- Susur sungai pembersihan bantaran Sungai Karet di Kelurahan Loktabat Utara digelar, Sabtu (25/4/2026) pagi. Gotong royong Bersama dipimpin langsung Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby yang dipusatkan di titik kumpul Gang Al Iman, RT 024 RW 010, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara. Upaya ini sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah kota terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di tengah permukiman warga. Melalui aksi bersih-bersih bantaran sungai, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan aliran sungai semakin meningkat. Baca juga:  Nobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel Wali Kota Banjarbaru Lisa Halaby turun terlibat langsung dalam kegiatan susur Sungai. Foto: medcenbjb Susur sungai menjadi sarana untuk meninjau secara langsung kondisi Sungai Karet, sekaligus identifikasi titik-titik yang memerlukan perhatian lebih dalam tata kelola lingkungan bantaran...

Nobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel

Gambar
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Nonton bareng (nobar) dan diskusi film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita” digelar di sekretariat Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Banjarmasin, Jumat (24/4/2026) malam. Film dokumenter ini mengisahkan tentang perjuangan masyarakat Papua Selatan melawan Proyek Strategis Nasional (PSN) yaitu biodiesel sawit dan biodiesel tebu. Mengisahkan potret dampak eksploitasi tanah dan hutan sebagai ruang hidup masyarakat adat, terutama suku Marind, Yei, Awyu, dan Muyu. Direktur LK3 Banjarmasin, Dani menuturkan, nobar dan diskusi ini adalah bentuk solidaritas kepada kawan-kawan Papua yang sedang terjajah oleh bangsa sendiri. Selain itu, kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Bumi 22 April. Baca juga:  Dilarang! Petugas Dapati Rice Cooker dan Pemanas Air dari Koper Jemaah Kloter BDJ 01 Direktur LK3 Banjarmasin, Dani. Foto: fahmi “Bumi atau lingkungan kita sedang tidak baik-baik saja. Ada beberapa macam problem lingkungan yang...

Saidi Mansyur Lepas Keberangkatan 360 Calon Haji Asal Kabupaten Banjar

Gambar
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Suasana haru mewarnai pelepasan keberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Banjar pada Jumat (24/4/2026) sore di halaman Mahligai Sultan Adam, Martapura. Keluarga yang mengantar keberangkatan jemaah calon haji tak kuasa menahan haru saat saling bersalaman dan mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Sore itu, Bupati Banjat H Saidi Mansyur bersama Ketua TP PKK Hj Nurgita Tiyas, resmi melepas keberangkatan 360 orang yang tergabung sebagai Jemaah Calon Haji (JCH) kloter 02 asal Kabupaten Banjar tahun 2026 M/1447 H. Baca juga:  Dilarang! Petugas Dapati Rice Cooker dan Pemanas Air dari Koper Jemaah Kloter BDJ 01 Di depan jemaah, Bupati Saidi Mansyur sampaikan rasa syukur dan bangganya dapat melepas para tamu Allah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci. “Alhamdulillah ulun beserta istri bisa berkesempatan bertatap muka dengan pian-pian seberataan. Ulun dan segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Banjar mengucapkan selamat k...

Menabung Botol Bekas Jadi Beras dari MARKISSA di SDN 4 Syamsudin Noor

Gambar
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pengelolaan sampah yang menggabungkan edukasi lingkungan dan kepedulian sosial berbuah hasil di SDN 4 Syamsudin Noor. Melalui program MARKISSA alias Mari Kita Sedekah Sampah melalui cara menabung botol-botol plastik bekas berhasil dijadikan bantuan beras bagi pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu. Penyerahan hasil dari program inovasi ini dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Komite Sekolah, Istikomawati yang diterima langsung perwakilan tenaga pendidik SDN 4 Syamsudin Noor, Nurmahmudah, Jumat (24/4/2026) siang. Baca juga:  Gubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin Program MARKISSA yang digerakkan Yoni Setiawan, Ketua RT 33, Kelurahan Syamsudin Noor menjadi gerakan di lingkungan sekolah. Setiap hari Jumat, para pelajar diajak untuk berpartisipasi aktif bersedekah botol plastik bekas. Botol-botol tersebut disetorkan ke dalam fasilitas Ecobox yang merupakan bantuan Corporate Social Responsibility ...

Perubahan Budaya Pengelolaan Sampah di Banjarbaru, Pemilahan Dimulai dari Rumah Tangga

Gambar
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Upaya nyata pembiasaan budaya menuju perubahan pola pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru terus digencarkan. Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby turun langsung menyapa warga di RT 33 RW 07, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kamis (23/4/2026) siang. Tak sekadar seremonial, melainkan penegasan arah kebijakan, pengelolaan sampah harus dimulai dari sumber pertama penghasil sampah yakni rumah tangga. Baca juga:  Aksi Sosial Srikandi PLN UIP3B Kalimantan Hidupkan Semangat Kartini Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby turun langsung menyapa warga di RT 33 RW 07, Kelurahan Syamsudin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kamis (23/4/2026) siang. Foto: medcenbjb Di tengah keterbatasan akses Tempat Penampungan Sementara (TPS), warga dibiasakan memilah sampah sejak dari rumah tangga. Warga RT 33 RW 07 Syamsudin Noor menggagas program MARKISSA (Mari Kita Sedekah Sampah). Sebuah gerakan kolektif yang mengubah sampah nonorganik seperti pla...

“Aksi Reset Indonesia” di DPRD Kalsel, Ditinggal Supiah HK Tiga Mahasiswa Luka

Gambar
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan (Kalsel) berunjuk rasa di DPRD Kalsel dalam “Aksi Reset Indonesia”, Rabu (22/4/2026) siang. Kali ini, mereka bersama sejumlah warga Sidomulyo 1 Kelurahan Guntung Payung, Kota Banjarbaru yang menuntut keadilan agar tanahnya tidak digusur oleh TNI. Unjuk rasa ini membawa 9 tuntutan ke DPRD Kalsel. Pertama, mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengungkap aktor intelektual dan pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Baca juga:  Hadapi Kemarau BPTPH Kalsel Perkuat Pengendalian Hama dan Irigasi Ketua DPRD Kalsel H Supian HK saat menghadapi unjuk rasa Aliansi BEM Kalsel, Rabu (22/4/2026) siang. Foto: fahmi Kedua, menuntut proses hukum yang jujur dan transparan, serta menolak pelimpahan kasus ke Puspom TNI karena dianggap sebagai cacat hukum. Aliansi BEM se-Kalsel menilai kasus ini menunjukkan kegagalan negara dalam memberikan perlindungan hukum bagi ...