Salat Jumat Perdana di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Salat Jumat perdana digelar di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (14/8/2026).

Hadir dalam pelaksanaan ibadah wajib berjemaah Gubernur Kalsel H Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel H Hasnuryadi Sulaiman bersama warga.

Usai salat Jumat, Gubernur Muhidin menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang memenuhi masjid pada pelaksanaan salat Jumat perdana tersebut.

Baca juga: “Meracik Masa Depan Banua” dari Hilirisasi Perkebunan Kopi di Tanah Banjar

Dia berharap masjid yang baru diresmikan ini dapat terus diramaikan dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan.

“Alhamdulillah, hari ini sudah penuh. Semoga masjid ini selalu kita ramaikan, bukan hanya untuk salat Jumat, tetapi juga Zuhur, Ashar, Magrib, Isya, dan kegiatan keagamaan lainnya,” ujar Gubernur Muhidin.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan menyusun jadwal agar jajaran SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel turut memakmurkan masjid tersebut.

Baca juga: Pimpin Jum’at Bersih, Bupati HSU: Kebersihan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

Hal itu diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan aktivitas ibadah di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

“Ke depan akan kita jadwalkan SKPD, dari jajaran pemerintah provinsi sampai ke bawah, untuk ikut meramaikan masjid ini,” katanya.

H Muhidin membuka peluang agar fasilitas masjid dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan kajian. Selain sebagai tempat ibadah, masjid diharapkan berkembang menjadi pusat aktivitas keislaman yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kemungkinan ke depan bisa dijadikan tempat kajian dan kegiatan-kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Sejumlah ruang pendukung di kawasan masjid juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Pemerintah akan terlebih dahulu melihat dan menata fasilitas yang tersedia agar penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

“Ruangan yang ada di luar juga bisa digunakan untuk kegiatan. Nanti kita lihat dan kita siapkan terlebih dahulu agar dapat dimanfaatkan dengan baik,” tambah Muhidin.

Gubernur berharap keberadaan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari tidak hanya menjadi simbol pembangunan keagamaan, tetapi benar-benar menjadi pusat ibadah, pembelajaran, dan kegiatan keagamaan yang terus hidup serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan. (Kanalkalimantan.com/bie)

Reporter: bie
Editor: kk

Artikel Salat Jumat Perdana di Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari pertama kali tampil pada Kanal Kalimantan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Habis Terbakar, MTs Byna Taqwa Mantuil Numpang ke SD

Pemkab Kapuas Gelar Dialog Bersama Gubernur dan Wagub Kalteng

Ini Alasan KPU Tiadakan Kampanye di PSU Pilkada 2024