Mahasiswa Uniska Turun Tangani Gulma Susupan Gunung di HSU

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Hero Setiawan, menyambut positif kedatangan 66 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) Banjarmasin dalam rangka program pengabdian masyarakat dan riset di Kabupaten HSU.

‎‎Kedatangan para mahasiswa yang terdiri dari jurusan Peternakan dan Agrobisnis ini akan turun di lima desa yang tersebar pada tiga kecamatan di Kabupaten HSU.

‎‎Fokus utama dari kegiatan ini adalah melakukan pengabdian selama 4 hari dan riset mendalam selama 4 bulan mengenai potensi dan penanganan gulma atau kerap disebut Susupan Gunung (Mimosa Pigra, red).

Baca juga: Bupati Sahrujani Ziarah ke Makam Pendiri dan Mantan Kepala Daerah HSU

Para ‎mahasiswa ini akan dibagi ke titik-titik strategis seperti di Kecamatan Amuntai Tengah di Desa Sungai Karias, Desa Muara Tapus, dan Desa Pinang Habang.

‎Di Kecamatan Sungai Pandan tepatnya di Desa Murung Asam. Sedangkan Kecamatan Haur Gading tepatnya di Desa Jingah Bujur.

‎Wakil Bupati Hero Setiawan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas dipilihnya Kabupaten HSU sebagai lokasi riset mereka.

Baca juga: Pemprov Kalsel Siapkan Komcad, Rekrut ASN dan Masyarakat Umum

“Ini adalah sebuah kehormatan bagi kami. Kedatangan mahasiswa ini sangat tepat karena fokus risetnya pada Susupan Gunung yang memang banyak terhampar di wilayah kita,” kata Hero Setiawan saat menyambut kedatangan para mahasiswa tersebut di halaman Kantor Bupati HSU, Selasa (28/4/2026) sore.

Iwan Alabio sapaan akrab Hero Setiawan, memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten HSU akan memberikan dukungan penuh agar kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan solusi konkret bagi masyarakat.

Senada, Kepala Dinas Pertanian HSU, Haridi, yang turut mendampingi Wakil Bupati, menyampaikan tantangan nyata yang dihadapi petani lokal di Kabupaten HSU.

‎‎Menurutnya, gulma Susupan Gunung -sebutan oleh warga lokal- selama ini dianggap sebagai musuh utama petani selain faktor iklim, karena sifatnya yang invasif dan cepat menutupi lahan produktif.

Baca juga: PATELKI HSU Gelar Baksos Periksa Kesehatan Pelajar

“Berbagai riset terus kita upayakan untuk mengatasi masalah ini. Sejauh ini, ada indikasi bahwa Susupan Gunung bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Namun, hal itu masih memerlukan kajian yang sangat mendalam, dan di sinilah peran mahasiswa Uniska sangat kami harapkan untuk memvalidasi potensi tersebut,” jelas Haridi.

‎‎Dengan dimulainya program ini, diharapkan sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah dapat mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat hulu sungai utara, khususnya dalam optimalisasi lahan rawa dan pemanfaatan vegetasi lokal.

Baca juga: Pawai Literasi, Lomba Yel-yel dan Kostum Semarakkan Hari Jadi ke-74 HSU

‎‎Disamping Wabup HSU, tampak hadir pula Kepala Dinas Perikanan HSU, Camat Amuntai Tengah, Camat Haur Gading dan Camat Sungai Pandan, serta instansi terkait lainnya, yang menunjukkan komitmen kolaboratif pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan peternakan berbasis riset akademis. (Kanalkalimantan.com/dew)

‎Reporter: dew
‎Editor: bie

Artikel Mahasiswa Uniska Turun Tangani Gulma Susupan Gunung di HSU pertama kali tampil pada Kanal Kalimantan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemdes Manusup Gelar Musyawarah Desa Susun RKPDes 2026

Habis Terbakar, MTs Byna Taqwa Mantuil Numpang ke SD

Ini Alasan KPU Tiadakan Kampanye di PSU Pilkada 2024