Turun Rp59 Miliar, Komisi I DPRD Kapuas RDP Alokasi Dana Desa 2026

KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Rapat Dengar Pendapat (RDP) dilaksanakan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kapuas terkait penyusutan Alokasi Dana Desa (ADD) 2026, Kamis (12/2/2026).
Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kapuas Sera Sintanola diikuti anggota Komisi I dari Pemerintah Kabupaten Kapuas dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Kurniawan mewakili Sekretaris Daerah.
Hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jhon Pita Kadang, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta delegasi APDESI Kapuas dipimpin Ketua APDESI Pancar S Nyarang beserta jajaran pengurus desa, serta tamu undangan terkait lainnya.
Baca juga: Sumur Bor CSR Pertamina untuk Warga Syamsudin Noor
Para kepala desa mempersoalkan penurunan Pagu. Mereka menilai pemangkasan berdampak langsung pada program dan kegiatan di tingkat desa.
Data Dinas PMD menunjukkan, pagu ADD 2025 sebesar Rp172.082.223.800, sementara untuk tahun 2026 turun menjadi Rp112.163.536.000. Ada selisih penurunan sebesar Rp59.918.687.800.
Pemerintah daerah menyebut penyesuaian transfer pusat menjadi faktor utama. Kebijakan fiskal nasional berubah, daerah menyesuaikan.

Baca juga: Olahraga Senam Perkuat Kebersamaan Antarpegawai
Meski turun, alokasi dana desa 2026 tetap mengacu regulasi. Prioritas mencakup penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa serta perangkat, tunjangan BPD, insentif ketua RT/RW.
Selain itu, dialokasikan melalui skema dasar, kinerja, dan formula dengan variabel jumlah penduduk, kemiskinan, luas wilayah, dan indeks kesulitan geografis.
Rapat berlangsung dialogis. Legislatif dan eksekutif berjanji mengawal kebijakan agar tetap berpihak pada desa, seraya menjaga disiplin anggaran sesuai kemampuan keuangan daerah. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
Artikel Turun Rp59 Miliar, Komisi I DPRD Kapuas RDP Alokasi Dana Desa 2026 pertama kali tampil pada Kanal Kalimantan.
Komentar
Posting Komentar