Kabar Pencopotan Guru Besar, Presma ULM: ULM Harus Selalu Terbuka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Isu pencopotan 17 Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menarik perhatian dari Presiden Mahasiswa ULM, Adi Jayadi.

‎Menurut Adi, kasus semacam ini jangan sampai disusupi oleh kepentingan dari pihak-pihak tertentu.

‎“Jangan sampai ada kepentingan-kepentingan yang disusupkan daripada proses hari ini,” ujar Adi melalui pesan suara WhatsApp, Senin (29/9/2025) malam.

Baca juga: Nilai Rapor 6 dari Warga dalam 100 Hari Kerja Lisa – Wartono

‎‎Hal itu diketahui usai keterangan ULM yang mengatakan belum pernah menerima surat rekomendasi pencopotan gelar 16 dari 17 guru besar yang dimaksud.

Ketua BEM ULM itu menilai ada pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan situasi untuk membuat gaduh ULM demi kepentingan pribadi atau kelompok.

‎‎Lebih jauh, mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM itu menegaskan, ULM harus selalu terbuka dalam kasus ini karena belum ada kejelasan konkret.

‎“Harusnya SK (Surat Keputusan) pencopotan itu diberikan langsung kepada yang bersangkutan secara personal,” ungkap Adi.

Baca juga: Klaim Capaian Tuntas 21 Quick Win 100 Hari Kerja Lisa – Wartono

Dia berpesan kepada seluruh mahasiswa agar bijak menyikapi kasus ini agar tidak dijadikan alat politik oleh oknum pribadi maupun kelompok.

‎Lalu Adi mendesak pimpinan ULM agar kasus ini jangan sampai kembali mempengaruhi akreditasi ULM.

“Ini adalah tugas bersama dan kami maunya proses ini betul-betul sesuai dengan prosedural karena kami mendukung ULM bisa selalu lebih bangkit,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/fahmi)

‎Reporter: fahmi
Editor: bie

Artikel Kabar Pencopotan Guru Besar, Presma ULM: ULM Harus Selalu Terbuka pertama kali tampil pada Kanal Kalimantan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ini Alasan KPU Tiadakan Kampanye di PSU Pilkada 2024

Pemdes Manusup Gelar Musyawarah Desa Susun RKPDes 2026

Habis Terbakar, MTs Byna Taqwa Mantuil Numpang ke SD